INDONESIA | ENGLISH

e-Education

Latar Belakang

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berperan dalam menunjang tiga pilar kebijakan pendidikan, pilar-pilar kebijakan tersebut antara lain perluasan dan pemerataan pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, serta penguatan tata kelola akuntabilitas dan citra publik pendidikan, sehingga dengan adanya peranan TIK di dalam dunia pendidikan, pendidikan menjadi bermutu, akuntabel, murah, merata, dan terjangkau oleh rakyat banyak.

Program strategis e-Education bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan akses ke sumber pendidikan yang berkualitas

 

Sasaran dan Strategi

Mengimplementasikan sistem pembelajaran berbasis komputer dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh (e-learning) untuk tingkatan SMP dan SMA dan Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.

Wujud nyata dari program strategis ini adalah Jardiknas dan TV Edukasi. Jardiknas atau Jaringan Pendidikan Nasional adalah Virtual Private Network (VPN) yang menghubungkan semua kantor Pendidikan Nasional (Diknas) tingkat provinsi dan kabupaten, sekolah dan perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Sedangkan Televisi Edukasi (TVE) adalah televisi yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) khusus untuk pendidikan dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi (PT), untuk semua jenjang dan jalur pendidikan, dan bersifat nonprofit.

 

Hasil yang diharapkan

Pendidikan menjadi bermutu, akuntabel, murah, merata, dan terjangkau oleh rakyat banyak. Sehingga menyiapkan generasi muda sebagai bagian dari masyarakat berbasis informasi, dan  berkemampuan global.

 

 

e-Education

Perkembangan e-Education

Target pada Desember 2010:

  • 40% SMA menerapkan pembelajaran berbasis TIK.
  • 20% SMP menerapkan pembelajaran berbasis TIK.


 

Program Strategis

Penanggung Jawab

Anggota

e-Pendidikan

Kementerian Pendidikan Nasional

Bappenas, Kemenkominfo, Kemenperin, KNRT, Kemeng PAN